5 Tarian Mistis Yang Kerap Kali Buat Kesurupan

Seperti yang kita ketahui, Indonesia memiliki banyak macam tarian khas yang berbeda-beda dari tiap daerah. Dan yang seperti pada judul diatas, kali ini kita akan membahas tentang tarian khas namun berbau mistis yang ada di Indonesia. Tarian-tarian ini bukanlah sembarang tarian. Tarian-tarian ini sering kali membuat para penarinya kesurupan atau kerasukan. Penasaran apa aja tariannya? Yuk simak ulasannya dibawah ini!!

1. Tari Rentak Bulian

Tari-Rentak-Bulian

Tarian ini merupakan tarian khas masyarakat asli Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau. Tarian ini bertujuan sebagai ritual pengobatan penyakit secara ghaib sekaligus penolak bala desa yang diadakan pada waktu-waktu tertentu saja. Untuk menjadi penari Tari Rentak Bulian, ada syarat khusus tertentu yaitu, sang penari wanita berjumlah 7 dan semuanya harus wanita suci alias perawan dan tidak sedang mengalami haid.

Sedangkan untuk penari prianya hanya 1 orang saja, yang sudah memasuki akil baligh dan tidak dalam keadaan junub. Baik penari pria ataupun wanita tidak boleh memiliki hubungan kekerabatan satu sama lain.

Sebelum tarian mistis Rentak Bulian dimulai, para penarinya akan diasapi dengan kayu gaharu terlebih dahulu. Lalu saat di tengah ritual tarian, sang penari pria yang sudah dalam keadaan dirasuki setengah sadar akan memecahkan sebuah wadah bernama Mayang Pinang (pohon pinang) didalam bulian, rumah tempat berkumpulnya makhluk-makhluk halus atau arwah penjaga desa.

Setelah berhasil memecahkan Mayang Pinang sebagai simbol pengobatan, maka si penari Pria akan mengelilingi satu persatu 7 penari wanita yang sebelumnya mengiringi dirinya tersebut untuk menghilangkan bala serta mengusir roh-roh jahat yang menempel pada tubuh mereka.

2. Tari Jaran Kepang (Kuda Lumping)

Tari-Jaran-Kepang

Tentu banyak yang tidak asing dengan tarian ini. Tarian khas ini berasal dari Jawa Timur. Tariannya bergerak dinamis, melompat-lompat mengikuti alunan musik gamelan. Para penarinya kemudian menunggangi sebuah kuda kulit lalu berbuat hal-hal aneh yang tak masuk akal kita. Dari dicambuk, makan ayam hidup-hidup sampai makan kaca beling mentah-mentah tanpa merasakan kesakitan, meskipun sesekali mulut mereka terlihat berdarah akibat terluka kena pecahan beling.

Itulah para penari Kuda Lumping yang selalu ditemani seorang Warok (jagoan) dalam setiap pertunjukkan mereka. Bau semerbak aroma menyan akan semakin menambah suasana mencekam saat kita menontonnya. Apa yang mereka lakukan tentu tidak wajar karena mereka sudah sepenuhnya dalam keadaan kerasukan. Sang warok biasanya akan menempelkan sebuah keris sakti tepat di dahi mereka.

3. Tari Calon Arang

Tari-Calon-Arang-768x512

Konon katanya, Calon Arang adalah seorang tokoh dalam cerita rakyat yang berasal dari Jawa dan Bali dari abad ke-12. Tariannya diperankan oleh seorang penari yang tak hanya membuat kita kagum tapi sekaligus merinding melihatnya. Bagaimana tidak, saat melihat sosok penari calonarang kebal ditusuk keris tentu akan membuat kita merinding ketakutan. Tak hanya sang penari yang sering kerasukan, banyak juga para penonton yang juga mengalami kesurupan massal.

Mulai dari berteriak histeris, lalu menjadi mayat hidup dengan roh aslinya di ambil sampai ikut memamerkan aksi kesaktian mereka yang menyeramkan. Para leak (kekuatan roh) yang sudah merasuki tubuh penonton ini kemudian akan saling ber adu ilmu untuk menunjukkan kehebatan mereka, siapa paling kuat dialah yang berkuasa!

4. Tari Kecak

Tari-Kecak-768x512

Masih dari Pulau Dewata Bali yaitu tarian yang cukup terkenal di mata masyarakat Indonesia. Tari Kecak, tarian yang penuh akan nilai sakral ajaran peninggalan leluhur, dalam pentas tarinya sering juga membuat kesurupan para pemainnya. Dimainkan secara beregu sekitar 50 orang laki-laki tanpa menggunakan alat kesenian sama sekali seperti gong dan angklung dan hanya mengandalkan suara ‘cak cak cak cak’ dari mulut mereka saja.

Namun jika sampai penari kecak mengalami kerasukan, mereka percaya bahwa ini adalah salah satu cara berkomunikasi dengan Roh suci para leluhur yang ingin menyampaikan keinginan atau jawaban dari permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Kebal senjata tajam serta tidak mampu terbakar oleh api menjadi salah satu tanda penari kecak tersebut sedang mengalami kerauhan dari para arwah suci leluhur.

5. Tari Seblang

Tari-Seblang

Setiap perayaan Idul Fitri dan Idul Adha, biasanya seminggu setelah perayaan tersebut masyarakat Banyuwangi akan mengadakan kesenian budaya, salah satunya Tarian Seblang untuk proses pembersihan desa serta sebagai penolak bala.

Dalam ritual mistis ini, seorang gadis yang belum pernah merasakan ‘datang bulan’ akan ditunjuk sebagai penari Seblang oleh tetua adat berdasarkan petunjuk ghaib yaitu si gadis memiliki kemampuan khusus supranatural yang masih memiliki keturunan dengan leluhur seblang.

Setelah prosesi seblang dimulai, gadis tersebut tiba-tiba akan mengalami kesurupan dan ia akan menari seblang dengan sangat agresif meskipun kedua matanya terpejam. Pelan atau cepat ritme tariannya akan bergantung pada irama gendang yang dimainkan oleh sang pawang.

Sampai sekarang tarian seblang masih tetap eksis di Banyuwangi khususnya di Desa Olihsari dan Desa Bakungan. Namun ada sedikit perbedaan dalam perayaan seblang di kedua desa tersebut. Tari Seblang di Desa Olihsari biasanya diadakan seminggu setelah perayaan Lebaran Idul Fitri sedangkan di Desa Bakungan Tari Seblang akan diselenggarakan tepat seminggu setelah berakhirnya Idul Adha.

Nah itu tadi mengenai 5 tarian mistisnya. Bagaimana menurut kamu? Serem gak??